Verified

Diculik Taliban, Dua Profesor Minta Pertolongan Donald Trump

Dunia  KAMIS, 12 JANUARI 2017 , 17:49:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Diculik Taliban, Dua Profesor Minta Pertolongan Donald Trump

Kevin King dan Timothy Weekes di cuplikan video/BBC

RMOL. Kelompok militan Taliban merilis video yang menunjukkan dua tahanan warga negara Amerika Serikat dan Australia yang diculik di Afghanistan tahun lalu.
Ia adalah Kevin King dari Amerika Serikat dan Timothy Weekes dari Australia. Keduanya merupakan profesor yang mengajar di Universitas Amerika di Afghanistan.

Mereka diculik pada bulan Agustus lalu oleh sekelompok orang yang keluar dari kendaraan di luar kampus dengan menggunakan seragam pasukan keamanan.

Tak lama setelah penculikan, Taliban mengklaim aksi tersebut. Bulan lalu, pasukan Amerika Serikat di Afghanistan gagal melakukan upaya penyelamatan keduanya.

Dalam video yang diposting online oleh Taliban baru-baru ini, kedua profesor itu mengatakan bahwa mereka dalam kondisi baik.

Namun keduanya memintan Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump untuk menawarkan pertukaran tawanan untuk pembebasan mereka.

Keduanya juga mengatakan bahwa mereka akan dibunuh jika tidak ada negosiasi itu.

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menolak mengomentari video tersebut. Namun mereka mengkonfirmasi keaslian video tersebut.

Sedangkan Kementerian Luar Negeri Australia mengatakan bahwa kerjasama telah dijalin dengan pemerintah lainnya untuk menjamin pembebasan keduanya. [mel]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
AHY Kandidat Terkuat Demokrat

AHY Kandidat Terkuat Demokrat

, 20 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

, 20 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Persiapan Pertemuan IMF-WB

Persiapan Pertemuan IMF-WB

, 20 OKTOBER 2017 , 02:09:00

Sigit Diperiksa KPK

Sigit Diperiksa KPK

, 20 OKTOBER 2017 , 03:50:00

JK Mendarat Di Turki

JK Mendarat Di Turki

, 20 OKTOBER 2017 , 04:30:00