Verified

Seruan Larangan Zumba Dikecam Netizen Iran

Dunia  SELASA, 13 JUNI 2017 , 15:15:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seruan Larangan Zumba Dikecam Netizen Iran

Zumba/Net

RMOL. Seruan yang dikeluaran oleh federasi olahraga lokal Iran untuk melarang kelas menari Zumba di negara tersebut memicu kemarahan.
Federasi Olahraga Iran untuk Semua menulis sebuah surat kepada Kementerian Urusan Pemuda dan Olahraga Iran untuk melarang kegiatan, termasuk Zumba, karena dinilai melanggar ideologi Islam.

Surat Iran Sport untuk Semua Presiden Ali Majdara, yang diposting di situs kementerian olahraga Iran pada tanggal 7 Juni, mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk mengembangkan atletik untuk semua orang dalam kerangka ideologi Islam tertinggi dan struktur olahraga Republik Islam Iran.

"Tolong mengeluarkan peraturan untuk melarang beberapa kegiatan, seperti Zumba, yang mencakup gerak dan tarian berirama dan tidak sah dalam bentuk dan judul apapun," lanjut surat tersebut.
Federasi tersebut memiliki status keanggotaan tertinggi negara dalam Asosiasi Olahraga Internasional untuk Semua (Tafisa) yang berbasis di Frankfurt.

Didirikan pada tahun 1992, Iran Sport For All Federation adalah otoritas pengatur berlisensi untuk berbagai cabang olahraga dan mengoperasikan cabang dan kantor provinsi di organisasi negara.

Banyak pengguna media sosial Iran mengkritik larangan yang diajukan tersebut, dengan menggunakan hashtag bahasa Persia #Zumba.

Sejumlah pengguna Twitter di Iran mengeluhkan larangan tersebut.

"Apakah Kolombia belum memanggil duta besar Iran?" kata salah seorang pengguna Twitter. Kolombia disebut-sebut merupakan asal tarian Zumba.

"Kami telah mengajar Zumba selama 12-13 tahun dan jika mereka melarangnya, kami akan melanjutkan kelas kami dengan nama yang berbeda. Zumba adalah salah satu kegiatan yang paling menguntungkan dan klub [olahraga] tidak dapat mengabaikannya," kata seorang manajer gym di Teheran mengatakan kepada surat kabar reformis Aftab-e Yazd.

"Berapa banyak pilar yang dimiliki Islam? Seseorang berisiko terhadap ketidakpercayaan jilbab, satu lagi di antara wanita yang menonton pertandingan olahraga di stadion, yang ketiga untuk mengadakan konser musik, yang selanjutnya untuk epilasi dan yang paling baru, untuk Zumba , "Komentar satu pengguna Twitter lainnya seperti dimuat BBC. [mel]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
AHY Kandidat Terkuat Demokrat

AHY Kandidat Terkuat Demokrat

, 20 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

, 20 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Persiapan Pertemuan IMF-WB

Persiapan Pertemuan IMF-WB

, 20 OKTOBER 2017 , 02:09:00

Sigit Diperiksa KPK

Sigit Diperiksa KPK

, 20 OKTOBER 2017 , 03:50:00

JK Mendarat Di Turki

JK Mendarat Di Turki

, 20 OKTOBER 2017 , 04:30:00