Berita Politik

Telkom Indonesia
Ramadhan

Dubes Basri Resmikan Swalayan Indonesia Di Qatar

Dunia  MINGGU, 18 JUNI 2017 , 15:00:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

Dubes Basri Resmikan Swalayan Indonesia Di Qatar

Foto: Boy Dharmawan

RMOL. Duta Besar RI untuk Qatar, Muhammad Basri Sidehabi dan Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koporasi dan UKM, Meliadi Sembiring meresmikan pembukaan swalayan "KWIQ Supermarket " di kota Messaid, sekitar 40 km dari ibukota Qatar, Doha, Sabtu (17/6).
Peresmian yang dihadiri sponsor KWIQ, Mansoor dan para anggota Koperasi Warga Negara Indonesia di Qatar (KWIQ), Ketua Persatuan Masyarakat Indonesia di Qatar (Permiqa), Edwin Kurniawan dan  Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI Doha, Endang Kuswaya dan Pelaksana Fungsi Politik, Boy Dharmawan.

KWIQ sendiri diresmikan pada 26 Juni 2016 lalu. Swalayan ini merupakan bagian dari pengembangan usaha KWIQ.  Menurut Pengurus KWIQ, Sekretaris KWIQ, Wahju Adji, supermarket yang didukung Indonesian Business Asscociation in Qatar (IBAQ). Swalayan ini mengintegrasikan komunitas diapsora dan pelaku usaha Indonesia yang memiliki usaha di Qatar serta diaspora Indonesia lainnya di dalam dan luar negeri. 

Menurut Ketua KWIQ, Kartini Sarsilaningsih, potensi swalayan cukup menjanjikan apalagi ketika Qatar berupaya melakukan diversifikasi ekonomi setelah mengalami krisis diplomatik dengan negara-negara GCC. Krisis ini merupakan blessing in disguise bagi swalayan untuk memasarkan produk produk Indonesia ketika Qatar diisolasi oleh negara-negara tetangga di GCC lainnya.

Kartini berharap dalam jangka panjang swalayan akan diakui oleh pelaku usaha Indonesia sehingga didukung dan dapat bekerjasama yang saling menguntungkan dengan para produsen di Indonesia. 

"Untuk sementara swalayan akan menargetkan menjadi distributor bagi produk Indonesia karena sudah memiliki jaringan usaha," imbuh tamatan S2 dari universitas di Belgia ini.  

Inisiatif pembukaan swalayan merupakan usulan dari anggota koperasi KWIQ dan sekaligus guna memenuhi permintaan dari komunitas diaspora Indonesia dan Asia yang bermukim di kota Messaid.

"Tingginya animo masyarakat Indonesia di kota Messaid dan Wakrah menjadikan peluang usaha swalayan cukup menjanjikan. Kami akan buka cabang bukan cabang di kota lain," ujar sosok yang akrab disapa Nining yang sudah bermukim sejak 2003 di Qatar.

Mulyawan, Manager KWIQ, Mulyawan akan menjadi model pengembangan koperasi bagi diapora Indonesia di luar negeri. "Koperasi ditargetkan  akan mendunia" ujarnya.

Dubes Basri menyambut baik peresmian swalayan Indonesia ini sebagai wujud konkrit instruksi Wakil Menteri Luar Negeri RI, AM Fachir pada rapat koordinasi Kemlu RI dengan para Dubes RI dari negara-negara Gulf Cooperation Council (GCC) dan Pemangku Kepentingan RI di Doha pada 22-23 Mei 2017 lalu agar fokus kepada hal-hal yang feasible dan konkret  serta berani melakukan terobosan guna kemaslahatan rakyat.

"Pembukaan swalayan diharapkan dapat meningkatkan ekspor  sebagai bagian dari kerja sama ekonomi dan perdagangan Indonesia-Qatar di bidang perdagangan, wisata dan investasi (TTI) sesuai dengan intruksi Presiden Joko Widodo, yang memprioritaskan diplomasi ekonomi dalam hubungan kedua negara," tutur mantan anggota DPR ini.

Di samping itu dapat bermanfaat bagi komunitas diaspora dengan memanfaatkan peluang kebijakan look east policy yang diterapkan Qatar.

Mantan Irjen TNI tersebut juga mengharapkan adanya sinergi antara anggota Koperasi KWIQ dengan pelaku usaha Indonesia di Qatar dan menjadikan supermarket sebagai batu loncatan untuk melakukan penetrasi pasar.

Menurut seorang pengusaha Indonesia yang memiliki dua swalayan di Qatar, Mahdi Musa, peluang usaha di Qatar cukup bagus dan lebih mudah dibandingkan negara di kawasan Timur Tengah lainnya.

"Saya mampu mengimpor sekitar tiga kontainer ukuran 40 feet setiap dua bulan dari Indonesia," ujar tokoh diaspora yang bermukim sekitar 20 tahun dan 15 tahun berbisnis di Qatar.

Menurut pejabat KBRI Doha, Boy Dharmawan mengatakan swalayan merupakan upaya terobosan guna meningkatkan penetrasi pasar bagi produk Indonesia di Qatar.

Pembentukan Supermaket KWIQ juga merupakan tindak lanjut kebijakan pemerintah untuk memperbanyak toko dan restauran di luar negeri. Sebelumnya, pengusaha Indonesia lainnya, Mahdi Musa membuka Swalayan "Source of Fortune"  pada akhir tahun 2016, di kota Al Khor, sekitar 80 km dari Doha. Saat ini terdapat 12 usaha milik pengusaha Indonesia di Qatar, yaitu Madani Mart Trading, Jakarta foodstuff, Tofu Cake & Cake Restaurant, Pearl of Beirut, Minang Restaurant, Central Restaurant, Griya Solo, Sizzlers, Seassons, Qatindo dan Source of Fortune. Sedangkan beberapa usaha lainnya juga dilakukan secara daring.

Menurut Nining, berbagai jenis produk yang dijual antara lain produk makanan dan minuman, produk rumah tangga,  yang didatangkan dari Indonesia dan akan terus ditambah variasi sesuai dengan kebutuhan komunitas Indonesia dan Asia lainnya Ditambahkannya, swalayan juga melayani  online shopping melalui website: www.supermarket.kwiqatar.com. Sedangkan untuk pengiriman home delivery dilakukan setiap hari Minggu, Rabu dan Jum'at yang dimulai pada pukul 16.00 siang.[wid]

 

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Bela HT, Ketua HMI Disemprot Kader

Bela HT, Ketua HMI Disemprot Kader

, 28 JUNI 2017 , 15:00:00

Bidang Ekonomi Jokowi-JK Perlu Dibenahi
Lebaran Markas Kostrad

Lebaran Markas Kostrad

, 26 JUNI 2017 , 13:51:00

Shalat Ied di Afrika

Shalat Ied di Afrika

, 26 JUNI 2017 , 18:32:00

Luruskan Hasil Pertemuan Dengan Jokowi