Rita Widyasari

Kamboja Stop Ekspor Pasir Secara Permanen, Singapura Was-was

Dunia  KAMIS, 13 JULI 2017 , 20:26:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kamboja Stop Ekspor Pasir Secara Permanen, Singapura Was-was

Ilustrasi/BBC

RMOL. Pemerintah Kamboja secara permanen melarang ekspor pasir mulai pekan ini.
Juru bicara Kementerian Tambang dan Energi Kamboja Meng Sakheata mengatakan bahwa langkah tersebut diambil dengan alasan mempertimbangkan lingkungan.

"Kekhawatiran mereka benar bahwa risikonya sangat besar, jadi kementerian memutuskan untuk melarang ekspor pasir dan pengerukan pasir skala besar," jelasnya seperti dimuat BBC.

Langkah ini membuat was-was Singapura. Pasalnya, Singapura telah menggunakan pasir dari Kamboja selama bertahun-tahun.

Pasir tersebut digunakan sebagai bagian dari reklamasi lahan di Singapura.

Diketahui bahwa Singapura telah memperluas wilayahnya lebih dari 20 persen sejak merdeka pada tahun 1965, dan menganggap reklamasi merupakan strategi utama untuk mengakomodasi pertumbuhan populasi.

Pasir sangat penting untuk reklamasi, namun pada proyek-proyek baru-baru ini Singapura telah mulai bereksperimen dengan teknik yang membutuhkan sedikit pasir.

Proyek reklamasi negara dibangun oleh kontraktor swasta, yang harus mematuhi peraturan impor pasir yang mencakup tindakan perlindungan lingkungan.

Menurut data PBB, Singapura telah mengimpor lebih dari 72 juta ton pasir dari Kamboja sejak 2007.

Angka itu bertentangan dengan jumlah pemerintah Kamboja, yang mengatakan bahwa Singapura mengimpor hanya 16 juta ton pada periode tersebut. [mel]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Trump Tak Dipercaya Rakyat

Trump Tak Dipercaya Rakyat

SELASA, 26 SEPTEMBER 2017

Berkuasa Lagi, Merkel Ditantang Partai Anti-Euro
Angela Merkel Kembali Jadi Kanselir Jerman
Korut Kena Batunya

Korut Kena Batunya

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017

Pemilu Jerman, Angela Merkel Hanya Suguhkan Sedikit Kejutan
Australia Alokasi 400 Miliar Dolar AS Untuk Badan Antariksa Nasional
Panglima TNI Dinilai Tidak Tahu Prosedur

Panglima TNI Dinilai Tidak Tahu Prosedur

, 25 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00

Info Panglima TNI Tidak Akurat, So What?

Info Panglima TNI Tidak Akurat, So What?

, 25 SEPTEMBER 2017 , 15:00:00

Barbuk OTT Suap Wali Kota Cilegon

Barbuk OTT Suap Wali Kota Cilegon

, 24 SEPTEMBER 2017 , 02:20:00

Kontes Domba Berhias

Kontes Domba Berhias

, 24 SEPTEMBER 2017 , 08:46:00

Kang Emil Di Gunung Padang

Kang Emil Di Gunung Padang

, 24 SEPTEMBER 2017 , 08:04:00