Rita Widyasari

Kurban Indonesia Menembus Myanmar

Dunia  MINGGU, 03 SEPTEMBER 2017 , 14:38:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

Kurban Indonesia Menembus Myanmar

Foto: Dompet Dhuafa/Taufan YN

RMOL. Misi kemanusiaan kali ini lebih beresiko dan mendebarkan.
Demikian tutur Shofa dari tim kemanusiaan Dompet Dhuafa yang membawa amanah pekurban Indonesia ke kamp pengungsi rohingya.

Sejak awal KBRI memberikan info bahwa situasi dua pekan terakhir sangat berbahaya. tim kemanusiaan Dompet Dhuafa diminta mempertimbangkan misi. Akan tetapi amanah sudah diterima dan harus disalurkan.

"20 ekor sapi pekurban Indonesia, yang dimandatkan lewat Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa, harus sampai ke tangan yg berhak. Kami terus lanjut. Bismillah, sambil memanjatkan doa dengan perasaan bergetar," ulas Shofa.

Setelah melalui proses panjang dan berliku, mencari mitra lapangan, mengakses lokasi dengan penjagaan militer dan kekhawatiran akan isu rohingya yang terus berkembang di Indonesia, yang pasti terpantau dengan baik di Myanmar, serta koordinasi dengan pihak KBRI Myanmar, tim akhirnya tiba di lokasi hewan, sehari sebelum pemotongan.

Setelah meneliti kondisi hewan kurban yang harus sesuai untuk dijadikan hewan ternak, selanjutnya tim harus memikirkan cara memasukkan hewan tersebut ke dalam wilayah camp pengungsian di Sittwe.

"Alhamdulillah, Allah mudahkan. Ringkasnya, untuk keamanan, akhirnya hewan berhasil kami masukkan ke kamp dan disembelih untuk para pengungsi pada Sabtu (2/9)," lanjut Shofa sebagaimana rilis Dompet Dhuafa kepada redaksi, Minggu (3/9).

Shofa menceritakan, masyarakat menyambut dengan bahagia adanya kurban. Karena sebelum-sebelumnya memang dilarang pemerintah setempat. Bahkan di Yangon, yang notabene adalah ibukota negara tidak ada pemotongan hewan kurban.

Adanya kurban kali ini, tentu menjadi pelipur lara dan perekah bahagia bagi etnis Rohingya di Sittwe dan sekitarnya. Sehingga juga turut membawa berkah kedamaian di sana.

"Tentunya terima kasih tak terhingga kami ucapkan kepada Dompet Dhuafa, khususnya para donatur yang menghadirkan kurban di sini. Kami sebagai perwakilan pemerintah Indonesia di sini, selalu membuka tangan untuk bersinergi dalam mengatasi krisis kemanusiaan ini. Semoga hadirnya kurban kali ini terus membawa berkah dan cepatnya perdamaian bagi saudara-saudara kita ini," ungkap Yasfitha Febriany Murthias selaku sekretaris II Sosbud KBRI di Yangon, yang mewakili pemerintah Indonesia dalam menjembatani penyaluran hewan kurban di Myanmar.[wid]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
100%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Rizieq Pulang, Polisi Tunggu Di Bandara

Rizieq Pulang, Polisi Tunggu Di Bandara

, 21 SEPTEMBER 2017 , 21:00:00

Konten Mahal, Operator TV Kabel Menjerit

Konten Mahal, Operator TV Kabel Menjerit

, 21 SEPTEMBER 2017 , 17:00:00

Unpad-RMOL dalam Kerangka Pentahelix

Unpad-RMOL dalam Kerangka Pentahelix

, 20 SEPTEMBER 2017 , 14:10:00

Apresiasi Keterbukaan Informasi Bank DKI

Apresiasi Keterbukaan Informasi Bank DKI

, 20 SEPTEMBER 2017 , 05:05:00

Bijak Menggunakan Internet

Bijak Menggunakan Internet

, 20 SEPTEMBER 2017 , 15:23:00

Misbakhun Aktor Di Balik Penggembosan KPK dan Setya Novanto
Jokowi Harus Panggil Gatot Soal Penayangan Film G30S/PKI
TV Mana Yang Nekat Siarin Film <i>G30S/PKI </i>

TV Mana Yang Nekat Siarin Film G30S/PKI

Politik20 September 2017 09:37

Indonesia Siap Saingi Finlandia

Indonesia Siap Saingi Finlandia

Olahraga20 September 2017 08:45

Kopassus Gelar Nobar G30S/PKI, Masyarakat Cijantung Antusias