Rita Widyasari

Di Norwegia, Timnas HWC Berjuang Meraih Juara Kelima

Dunia  SELASA, 05 SEPTEMBER 2017 , 04:32:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Di Norwegia, Timnas HWC Berjuang Meraih Juara Kelima

FOto/Net

RMOL. Tim nasional Indonesia menundukkan Bosnia Herzegovina dengan skor 4-3 dalam ajang Homeless World Cup (HWC) 2017 di Oslo, Norwegia, Senin (4/9).
Kemenangan ini akan membuat Indonesia berhadapan dengan Portugal dalam laga terakhir untuk memperebutkan posisi kelima dalam kejuaraan dunia sepak bola jalanan itu.

Pada pertandingan sebelumnya, Indonesia harus mengakui keunggulan Meksiko dengan skor 3-4. Kapten Timnas Indonesia, Pinsa Prahadian menyatakan Meksiko tampak lebih siap secara individu maupun tim untuk menghadapi laga yang digelar pukul 14.20 waktu setempat.

Mengomentari hasil pertandingan timnya, Pinsa mengungkapkan kalah dan menang adalah perasaan dan pengalaman nyata dalam pertandingan.

Menurutnya, turnamen ini merupakan wadah untuk menyatukan dunia. Selain itu, banyak hal yang bisa dipelajari hasil pertandingan ini karena kompetisi HWC mengajarkan orang tentang solidaritas.

"Siapapun di turnamen ini, di awal pertandingan selalu mengucapkan semoga beruntung kepada lawannya. Ada pelajaran tertentu dari ucapan itu," tutur Pinsa.

Baginya, kompetisi semacam HWC juga sekaligus memberinya pelajaran tentang kebinnekaan.

"Salah satunya adalah perbedaan itu nyata dan indah jika dilihat dari persamaannya, yaitu sama-sama bermain bola," ujarnya.

Sejauh ini timnas Indonesia untuk HWC 2017 yang dimotori oleh Rumah Cemara ini telah melaju ke babak final yang mempertemukan delapan tim peringkat teratas. Meskipun di babak kedelapan besar Indonesia berhasil menundukkan Bosnia Herzegovina, namun kekalahan dari Meksiko membuat Indonesia hanya akan memperebutkan peringkat kelima dengan Portugal dalam laga terakhir yang akan berlangsung Selasa (5/9).

Kejuaraan Homeless World Cup (HWC) diadakan pertama pada 2003 di Graz, Austria untuk memperbaiki permasalahan sosial terkait ketunawismaan seperti konsumsi NAPZA, penularan HIV-AIDS, kemiskinan, dan kurangnya akses terhadap pendidikan. HWC diadakan setiap tahun, sebuah kompetisi sepak bola internasional yang mempersatukan lebih dari 300 ribu orang yang punya permasalahan terkait ketunawismaan dan yang termarginalkan secara sosial untuk mendapatkan kesempatan sekali seumur hidupnya dan mewakili negaranya serta mengubah kehidupannya.

HWC didukung oleh UEFA, Nike, dan klub-klub besar dunia seperti Manchester United, Real Madrid, Ambassador Eric Cantona dan pemain sepakbola internasional seperti Didier Drogba dan Rio Ferdinand. Ketua panitia lokal untuk HWC 2011 adalah Arsene Wenger, Manajer Arsenal FC. [rus]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Rizieq Pulang, Polisi Tunggu Di Bandara

Rizieq Pulang, Polisi Tunggu Di Bandara

, 21 SEPTEMBER 2017 , 21:00:00

Konten Mahal, Operator TV Kabel Menjerit

Konten Mahal, Operator TV Kabel Menjerit

, 21 SEPTEMBER 2017 , 17:00:00

Unpad-RMOL dalam Kerangka Pentahelix

Unpad-RMOL dalam Kerangka Pentahelix

, 20 SEPTEMBER 2017 , 14:10:00

Apresiasi Keterbukaan Informasi Bank DKI

Apresiasi Keterbukaan Informasi Bank DKI

, 20 SEPTEMBER 2017 , 05:05:00

Bijak Menggunakan Internet

Bijak Menggunakan Internet

, 20 SEPTEMBER 2017 , 15:23:00

Misbakhun Aktor Di Balik Penggembosan KPK dan Setya Novanto
Jokowi Harus Panggil Gatot Soal Penayangan Film G30S/PKI
TV Mana Yang Nekat Siarin Film <i>G30S/PKI </i>

TV Mana Yang Nekat Siarin Film G30S/PKI

Politik20 September 2017 09:37

Indonesia Siap Saingi Finlandia

Indonesia Siap Saingi Finlandia

Olahraga20 September 2017 08:45

Kopassus Gelar Nobar G30S/PKI, Masyarakat Cijantung Antusias