Rita Widyasari

Bicara Via Telepon dengan Erdogan, Suu Kyi: Informasi Palsu tentang Rohingya Disebarkan Teroris

Dunia  RABU, 06 SEPTEMBER 2017 , 21:29:00 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Bicara Via Telepon dengan Erdogan, Suu Kyi: Informasi Palsu tentang Rohingya Disebarkan Teroris

Aung San Suu Kyi/Net

RMOL. Wanita paling berkuasa di Myanmar Aung San Suu Kyi akhirnya buka mulut. Dalam pembicaraan dengan Presiden Turki Tayyip Erdogan, peraih Nobel Perdamaian yang sedang disoroti masyarakat dunia karena dianggap mendukung pembantaian terhadap etnis Rohingya di Rakhine, mengatakan bahwa yang terjadi saat ini adalah gunung es misinformasi yang sangat besar.
CNN mencatat pembicaraan dengan Erdogan ini sebagai kali pertama Aung San Suu Kyi berbicara sejak kerusuhan dan pembantaian terhadap etnis Rohingya kembali merebak sekitar dua pekan lalu.   

Dalam pembicaraan dengan Erdogan itu, Suu Kyi juga mengatakan bahwa cerita palsu disebarkan untuk keuntungan kelompok teroris.

Berdasarkan transkrip pembicaraan kedua tokoh berpengaruh yang diperoleh CNN itu, disebutkan bahwa Suu Kyi menegaskan pihaknya sedang berusaha keras agar terorisme tidak menyebar ke seluruh wilayah Rakhine.

Dia juga mengatakan, pemerintah Myanmar telah bekerja keras melindungi hak etnis Rohingya.

“Kami sangat tahu apa artinya kehilangan hak asasi manusia dan perlindungan demokratis,” ujar Suu Kyi.

“Dengan demikian, kami meyakinkan bahwa semua orang di negara kami mendapatkan perlindungan atas hak mereka hak untuk, tidak hanya politik, tapi juga sosial dan perlindungan kemanusiaan,” demikian Suu Kyi. [dem]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
100%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Angela Merkel Kembali Jadi Kanselir Jerman
Korut Kena Batunya

Korut Kena Batunya

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017

Pemilu Jerman, Angela Merkel Hanya Suguhkan Sedikit Kejutan
Australia Alokasi 400 Miliar Dolar AS Untuk Badan Antariksa Nasional
Korut Masuk Daftar Negara Terlarang AS

Korut Masuk Daftar Negara Terlarang AS

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017

Pesisir Bangladesh Jadi Tempat Harapan Pengungsi Rohingya
Panglima TNI Dinilai Tidak Tahu Prosedur

Panglima TNI Dinilai Tidak Tahu Prosedur

, 25 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00

Info Panglima TNI Tidak Akurat, So What?

Info Panglima TNI Tidak Akurat, So What?

, 25 SEPTEMBER 2017 , 15:00:00

Barbuk OTT Suap Wali Kota Cilegon

Barbuk OTT Suap Wali Kota Cilegon

, 24 SEPTEMBER 2017 , 02:20:00

Kontes Domba Berhias

Kontes Domba Berhias

, 24 SEPTEMBER 2017 , 08:46:00

Kang Emil Di Gunung Padang

Kang Emil Di Gunung Padang

, 24 SEPTEMBER 2017 , 08:04:00