Verified

Pramuka dan Vanaprastha Pamer 3 Foto Sejarah di KBRI Perancis

Dunia  JUM'AT, 15 SEPTEMBER 2017 , 16:57:00 WIB | LAPORAN: SAMRUT LELLOLSIMA

Pramuka dan Vanaprastha Pamer 3 Foto Sejarah di KBRI Perancis

Foto: Dok. Pramuka

RMOL. Tim pendaki dari Kwarnas Gerakan Pramuka dan Vanaprastha berkunjung ke KBRI Perancis di Gedung nomor 47-49, Jalan Cortambert, Paris, Kamis waktu setempat (14/9).
Mereka disambut hangat oleh Agung Kurniadi, Wakil Dubes RI untuk Perancis, dan Rully Sukarno, Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Perancis, serta staf KBRI lainnya.

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault menunjukan tiga foto bersejarah dengan spanduk Pancasila, Dasa Darma Pramuka, Visit Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika di Pegunungan Alpen, Eropa Barat dalam pertemuan itu.

"Tiga foto tersebut bersejarah, karena sepertinya baru pertama kali pendaki berfoto dengan spanduk Pancasila, Dasa Darma Pramuka, Visit Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika di Pegunungan Alpen, Eropa Barat, bahkan mungkin di dunia," jelasnya dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Jumat (15/9).

Adhyaksa menambahkan, selain mengibarkan bendera merah putih, tim ekspedisi yang dipimpinnya juga mengabadikan gunung Grands Montets (Perancis), Eiger (Swiss) Gran Paradisso (Italia), Pointe Lachenal (Perancis) dengan spanduk Pancasila, Dasa Darma Pramuka, Visit Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika.

Mantan Menpora ini melanjutkan, pihaknya juga membuat video dengan bahasa Inggris berisi ajakan kepada seluruh warga dunia untuk datang ke Indonesia.

"Dua fokus utama Program ini adalah Promosi Indonesia Pada Puncak-Puncak Dunia (PIP3D) dan perumusan rekomendasi untuk pengelolaan wisata pegunungan di Indonesia. Setelah ini kita selenggarakan lokakarya untuk perumusan rekomendasi. Terima kasih kepada Bank Rakyat Indonesia yang mendukung penuh kegiatan ini," ujar Adhyaksa Dault yang sudah mendaki 60-an gunung ini.

Wakil Dubes Republik Indonesia untuk Perancis, Agung Kurniadi, mengapresiasi program ini.

"Seingat saya, sejauh ini sepertinya Pramuka dan Vanaprastha yang pertama kali mengabadikan pegunungan Alpen dengan spanduk Dasa Darma Pramuka, Pancasila, Visit Indonesia. Semoga kolaborasi ini dapat diikuti oleh organisasi-organisasi lainnya," jelas dia.

Apresiasi juga disampaikan Rully Sukarno, Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya, Kedubes Perancis.

Menurutnya, Pancasila memang sebaiknya dituliskan dengan bahasa Indonesia, agar masyarakat dunia semakin mengenal Pancasila. Ruli Sukarno merujuk pada Pidato Presiden Pertama RI, Soekarno saat memperkenalkan Pancasila dalam pidatonya di PBB di hadapan para pemimpin dunia.

"Di PBB, dulu Soekarno mengenalkan Pancasila, saya kira upaya Pramuka dan Vanaprastha mengenalkan Pancasila di pegunungan Alpen dengan bahasa Indonesia sudah tepat," kata Rully Sukarno.

Sebagai informasi, program BRI-Gerakan Pramuka-Vanaprastha untuk Merah Putih, ekspedisi dua generasi dimulai pada 3-15 September 2017, dan akan ditindaklanjuti dengan fokus grup diskusi (FGD) di Indonesia. [sam]

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
100%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Panglima TNI Dipermalukan!

Panglima TNI Dipermalukan!

, 23 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Melihat Lebih Luas Konflik Semenanjung Korea
Salat Maghrib Berjamaah

Salat Maghrib Berjamaah

, 21 OKTOBER 2017 , 00:50:00

Kritisi Jokowi-JK

Kritisi Jokowi-JK

, 21 OKTOBER 2017 , 05:01:00

Tumpeng Ulang Tahun

Tumpeng Ulang Tahun

, 21 OKTOBER 2017 , 02:25:00