Perancis Siap Mediasi Irak-Kurdi Pasca Referendum

 KAMIS, 05 OKTOBER 2017 , 18:28:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perancis Siap Mediasi Irak-Kurdi Pasca Referendum

Peretmuan Macron dan al-Abadi/Press TV

RMOL. Presiden Perancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa Paris siap untuk melakukan mediasi antara Irak dan wilayah Kurdi yang berupaya memisahkan diri.
Hal itu ditegaskan Macron dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi pekan ini. Marcon mengatakan bahwa dialog tersebut adalah satu-satunya solusi untuk perselisihan antara Baghdad dan Pemerintah Daerah Kurdistan Irak (KRG), yang baru-baru ini mengadakan referendum pemisahan diri dan bertentangan dengan peringatan internasional.

"Prancis siap untuk berkontribusi secara aktif dalam mediasi," kata Macron seperti dimuat Press TV.

Sebagian besar masyarakat internasional secara vokal mengkritik referendum Kurdi 25 September lalu, di mana lebih dari 90 persen pemilih di wilayah semi otonom tersebut mengatakan 'Ya' untuk berpisah dari Irak.

Sebagai tanggapan atas pemungutan suara tersebut, pemerintah Irak telah memotong hubungan langsung udara Kurdistan dengan dunia luar, yang sebagian mengisolasi wilayah utara. Irak juga meminta KRG untuk membatalkan hasil referendum bila tidak ingin menghadapi sanksi potensial, isolasi internasional dan intervensi militer. [mel]

Komentar Pembaca
Penembakan Kader Prabowo, Bukan Soal Politik!
Supir Angkot: Hak Kami Direbut Anies!

Supir Angkot: Hak Kami Direbut Anies!

, 22 JANUARI 2018 , 17:00:00

Pesawat Hercules TNI Angkut Bantuan Kemanusiaan Untuk Warga Asmat
Kang Emil Angkat Koper

Kang Emil Angkat Koper

, 20 JANUARI 2018 , 20:57:00

Pengerukan Kali Ciliwung

Pengerukan Kali Ciliwung

, 20 JANUARI 2018 , 17:31:00