Verified

Kerajaan Malaysia Intervensi Urusan Publik

Khawatir Intoleransi Meluas

Dunia  KAMIS, 12 OKTOBER 2017 , 10:39:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kerajaan Malaysia Intervensi Urusan Publik

Syed Danial Syed Ahmad/Net

RMOL. Kerajaan Malaysia tum­ben-tumbenan melakukan in­tervensi ke dalam urusan publik. Sembilan sultan dari kerajaan Malaysia, Selasa (10/10), kompak mengeluarkan seruan agar setiap warga Ma­laysia menghormati kebebasan beragama setiap individu.
Hidup rukun dan tidak mu­dah terpicu "tindakan berlebihan," yang mengatasnama­kan Islam.

Kerajaan menyatakan ke­prihatinannya dalam beberapa bulan terakhir terkait dengan intoleransi kepada kelom­pok minoritas di Malaysia. Malaysia didominasi warga beragama Islam, sebanyak 60 persen, dan sisanya adalah komunitas Buddha, Kristen dan Hindu.

Dalam sebuah pernyataan kantor berita Bernama, kesembilan sultan dari Kerajaan Malaysia mengatakan bahwa orang-orang harus menghorma­ti prinsip konstitusional bahwa Malaysia adalah negara multi etnis dan multi keyakinan.

"Dikhawatirkan, tindakan berlebihan beberapa individu akhir-akhir ini bisa melemah­kan hubungan harmonis antara masyarakat berbagai ras dan agama," tulis pernyataan yang ditandatangani Keeper of the Rulers' Seal, Syed Danial Syed Ahmad.

"The Rulers merasa isu harmoni memiliki implikasi yang dalam jika setiap tinda­kan yang terkait dan dilakukan atas nama Islam," tegasnya.

Pernyataan ini merujuk pada beberapa isu yang tengah ramai seperti pembukaan tempat binatu khusus Mus­lim di negara bagian Johor. Contoh lain yang menjadi berita utama di Malaysia dalam beberapa bulan terakhir ter­masuk larangan festival bir dan penyensoran film dan musik.

"Persatuan antara masyarakat multi-etnis dan multi-agama di Malaysia adalah kunci untuk memastikan stabilitas negara yang terus berlanjut," kata pernyataan tersebut. ***

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Panglima TNI Dipermalukan!

Panglima TNI Dipermalukan!

, 23 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Melihat Lebih Luas Konflik Semenanjung Korea
Salat Maghrib Berjamaah

Salat Maghrib Berjamaah

, 21 OKTOBER 2017 , 00:50:00

Kritisi Jokowi-JK

Kritisi Jokowi-JK

, 21 OKTOBER 2017 , 05:01:00

Tumpeng Ulang Tahun

Tumpeng Ulang Tahun

, 21 OKTOBER 2017 , 02:25:00