PM Israel Buruk Muka

Anaknya Mabuk Di Klub Bugil

 RABU, 10 JANUARI 2018 , 08:23:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PM Israel Buruk Muka

Benjamin Netanyahu dan Yair/Net

RMOL. Gegara kelakuan putranya, Perdana Menteri (PM) Israel buruk rupa. Anak Benjamin Netanyahu, Yair, terungkap mabuk di sebuah klub bugil. Yair juga berkicau soal kesepakatan gas alam yang dibuat ayahnya. Alhasil, kecaman pun mengalir deras.
Rekaman audio itu disiarkan Channel 2 News, Senin (8/1) malam waktu setempat. Menurut laporan tersebut, Yair dan temannya didampingi petugas keamanan dan pengemudi yang dibayar pemerintah pergi dari satu klub ke klub lain.

Dalam rekaman yang disebut berasal dari tahun 2015 itu, Yair terdengar sedang berbicara dengan putra Kobi Maimon, seorang pemegang saham di sebuah perusahaan yang memiliki saham di ladang gas Israel, Tamar. Dalam kondisi mabuk itu, dia mengungkap tentang usaha ayahnya untuk meloloskan kesepakatan gas demi kepentingan seorang pengusaha kaya.

"Bro, lihat aku. Ayahku membuat kesepakatan hebat untuk ayahmu, bro, dia berjuang, berjuang di Knesset untuk ini, bro," ujarnya kepada Ori Maimon, putra Kobi Maimon. "Bro, ayahku sekarang tengah mengatur kesepakatan seharga 20 miliar dolar dan kau tak bisa memberiku 400 syika (setara dengan Rp 1,5 juta)," sambungnya lagi.

Selain pembicaraan soal kesepakatan gas, Yair dan Ori juga membicarakan para penari bugil dan PSK. Dia membicarakan berapa banyak uang yang dia dan temannya habiskan untuk para penari bugil dan PSK tersebut.

Sebelum ini, Yair juga pernah menuai kritik media mengenai gaya hidupnya yang glamour. Hal itu harus dibiayai dengan mengorbankan pembayar pajak. Rekaman itu bocor pada saat Netanyahu terlibat dua kasus korupsi yang terpisah, dan beberapa penyidik telah berkali-kali menanyainya.

Kasus pertama adalah dugaan penerimaan uang 1 juta euro (sekitar 1,1 juta dolar) dari tertuduh penipu Prancis Arnaud Mimran atas dana kampanye dalam Pemilu 2009. Kasus kedua, Netanyahu diduga menegosiasikan kesepakatan dengan pemilik surat kabar untuk mendapatkan pemberitaan positif.

Publik juga mendesak Netanyahu diselidiki atas kesepakatan bernilai miliaran dolar untuk membeli tiga kapal selam dari pembuat kapal Jerman Thyssen Krupp Marine Systems GmbH.

Netanyahu, juga disebut menerima hadiah-hadiah mewah dari Presiden Kongres dan sekutu lama Netanyahu, Ronald Lauder. Hadiah itu termasuk pakaian-pakaian mahal. Hal tersebut menjadi salah satu alasan polisi Israel untuk menginterogasi Netanyahu.

Pemimpin Partai Buruh Avi Gabbay menyatakan, rekaman Yair tersebut merupakan noda baru pada kesepakatan gas yang korup. Netanyahu memang menghadapi perjuangan politik yang sulit terkait kesepakatan gas alam Israel. Para lawan politik menganggap kesepakatan itu hanya menguntungkan perusahaan-perusahaan yang terlibat.

Menanggapi bocornya rekaman tersebut, Yair mengeluarkan pernyataan minta maaf. Dia hanya bercanda mengenai kesepakatan gas tersebut saat berada dalam pengaruh alkohol. "Pernyataan-pernyataan itu tidak mencerminkan siapa saya ataupun nilai-nilai di mana saya dibesarkan," tutur Yair.

"Mengenai apa yang saya katakan tentang kesepakatan gas, itu lelucon. Siapapun yang punya sedikit akal sehat pasti langsung memahaminya," katanya.

Merespons serangan bertubi-tubi akibat ulah sang anak, Netanyahu buka suara. Dia yakin, tindakan itu pembunuhan karakter yang tidak pernah dialami sebelumnya. "Sudah terlihat, ini seperti permainan yang adil untuk menyerang keluarga Netanyahu dan pemerintah dengan menggunakan rekamanan rahasia dan ilegal mengenai seorang anak muda sedang meminum alkohol," ucap Netanyahu. ***


Komentar Pembaca
Penembakan Kader Prabowo, Bukan Soal Politik!
Supir Angkot: Hak Kami Direbut Anies!

Supir Angkot: Hak Kami Direbut Anies!

, 22 JANUARI 2018 , 17:00:00

Pesawat Hercules TNI Angkut Bantuan Kemanusiaan Untuk Warga Asmat
Kang Emil Angkat Koper

Kang Emil Angkat Koper

, 20 JANUARI 2018 , 20:57:00

Pengerukan Kali Ciliwung

Pengerukan Kali Ciliwung

, 20 JANUARI 2018 , 17:31:00