Hanura

Foto Bocah SD "Beku" Demi Ke Sekolah Soroti Kemiskinan Di China

 JUM'AT, 12 JANUARI 2018 , 07:54:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Foto Bocah SD "Beku" Demi Ke Sekolah Soroti Kemiskinan Di China

Litte Wang nyaris beku demi datang ke sekolah/BBC

RMOL. Sebuah foto yang viral baru-baru ini menunjukkan seorang murid sekolah dasar di China yang berusia delapan tahun datang ke sekolah dengan kondisi tubuh hampir membeku karena nekad berjalan di tengah cuaca beku demi bisa mengikuti ujian.
Foto tersebut menuai simpati dan kritik terutama mengenai upaya pemerintah China menangani masalah pendidikan dan kemiskinan terutama di daerah pedesaan miskin.

Anak yang dijuluki Little Wang itu datang ke sekolah dengan kondisi rambut dan alis putih tertutupi es beku dan kondisi tubuh bengkak.

Dia melakukan perjalanan yang cukup jauh di Ludian County di provinsi Yunnan barat daya China. Badan Layanan Berita China mengatakan bahwa anak laki-laki tersebut berjalan 4,5 km untuk pergi ke sekolah, sebuah perjalanan yang membutuhkan waktu satu jam.

Pada hari di mana foto tersebut diambil, suhu berada dalam minus 9 derajat celcius.

Guru Wang yang prihatin kemudian mengambil fotonya dan membagikannya pada 8 Januari lalu ke Kepala Sekolah dan sejumlah orang lainnya. Foto tersebut seketika viral secara online.

Satu foto anak laki-laki itu, yang telah dibagikan oleh puluhan ribu orang, menunjukkan kepadanya dengan pipi merah bengkak dan mengenakan jaket tipis, ditertawakan oleh teman sekelasnya.

Gambar lain menunjukkan tangan kotor dan bengkak anak laki-laki itu, yang berada di samping pekerjaan yang nyaris sempurna di buku latihan sekolahnya.

Guru Wang mengambil gambar pada tanggal 8 Januari dan mengirim mereka ke kepala sekolah dan beberapa orang lainnya, menurut laporan di media pemerintah.

Tapi mereka segera mendapat perhatian media lokal dan kemudian nasional, dan gambar-gambar itu menjadi viral online.

Foto lain menunjukkan tangan kotor dan bengkak Little Wang dan yang berusaha menyelesaikan ujiannya.

Ribuan pengguna microblog Sina Weibo yang populer berbagi gambar, menggunakan hashtag #IceBoy. Satu posting oleh People's Daily menerima lebih dari 277.000 orang.

Banyak pengguna Weibo memposting pesan yang memuji keteguhan dan ketekunan Wang.

"Anak ini tahu bahwa pengetahuan bisa mengubah nasibnya," kata salah satu pengguna.

Tapi yang lain menyuarakan keprihatinan mereka, mengatakan bahwa hati mereka sakit karenanya, terutama melihat tangannya yang bengkak dan pakaiannya yang tipis.

"Wajah merah kecilnya yang dibekukan dan dia memakai begitu sedikit, dia benar-benar terlihat menyedihkan," komentar pengguna lain.

Beberapa menanggapi dengan mengeposkan komentar marah yang ditargetkan pada pemerintah.

"Apa yang dilakukan pemerintah Yunnan setempat tentang ini?" tanya satu seperti dimuat BBC.

Pengguna lainnya mendesak sesama pengguna atas bantuan mereka dalam menghubungi anak laki-laki tersebut sehingga mereka dapat menyumbangkan uang dan pakaian. [mel]

Komentar Pembaca
Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

, 18 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00

Djoko Santoso: Kami Hormati Pilihan Pak Gatot Nurmantyo
<i>Asia Sentinel</i>: Pemerintahan Era SBY Cuci Uang Rp 177 Triliun
Aksi Mahasiswa UIR Pekanbaru Tempeleng Jutaan Mahasiswa Indonesia
KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

Politik17 September 2018 07:25

Kabareskrim Mau Tangkap Hendropriyono, Arief: Itu Kabar Bohong
Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Politik19 September 2018 05:33

Tuding Moeldoko Ibarat Buruk Muka Cermin Dibelah
Houston

Houston

Dahlan Iskan19 September 2018 05:00

Kiai Ma'ruf Minta Didoakan Berhasil Jadi Wapres
Uni Eropa Selidiki 28 Kelompok Produk Baja Dunia