Hanura

Gonta-Ganti Pesawat, Alasan Turis Inggris Malas Kunjungi Semarang

 RABU, 24 JANUARI 2018 , 22:23:00 WIB

Gonta-Ganti Pesawat, Alasan Turis Inggris Malas Kunjungi Semarang

Uni Eropa-Semarang/RMOL Jateng

RMOL. Kota Semarang menjadi magnet bagi wisatawan mancanegara, salah satunya Inggris. Namun begitu, rute penerbangan yang minim menjadi kendala yang dihadapi wisatawan Inggris yang ingin berkunjung ke Kota Semarang.
Duta Besar (Dubes) Inggris Juliet Mari Capeling OBE mengungkapkan, warga negaranya tidak suka jika dalam perjalanan gonta-ganti pesawat.

“Padahal sampai saat ini dalam dua minggu hanya ada tiga kali penerbangan dari Inggris ke Jakarta,” tegas Juliet usai melakukan pertemuan tertutup bersama 11 Dubes negara Uni Eropa dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, di Semarang, Rabu (24/1).

Juliet berharap, adanya pembangunan Bandara Internasional Ahmad Yani Kota Semarang yang direncanakan selesai bulan April mendatang, akan dibuka penerbangan langsung.

“Diharapkan dengan adanya bandara baru (April) mendatang bisa dibukanya flight atau penerbangan dari Inggris ke Kota Semarang ini,” pinta Juliet.

Selain itu, Juliet menjelaskan bagi orang Inggris yang ingin berwisata, kondisi dan keadaan cuaca yang baik adalah nomor satu.

Kehadiran obyek wisata Kawasan Kota Lama di Kota Semarang bisa menjadi magnet yang sangat kuat bagi para warga Inggris untuk berkunjung ke Semarang.

“Mereka sudah sangat nyaman jika bisa ke Kota Semarang karena mereka sangat menyukai ada obyek wisata Kota Lama dan museum Kota Lama yang menarik. Saya sangat mengerti kebutuhan mereka karena saya juga mengikuti program JCLEC di Akpol Kota Semarang sehingga hubungan Indonesia dan Inggris sangat kuat. Saya kebetulan berasal dari Inggris Utara, banyak orang luar datang ke Inggris dan sebaliknya, banyak orang Inggris yang pergi keluar,” jelasnya.

Juliet menambahkan, adanya program kerjasama kampanye dan promosi wisata antara Kota Semarang dan Dubes Uni Eropa diharapkan sangat membantu peningkatan kunjungan wisata di masing-masing negara Uni eropa dan Kota Semarang itu sendiri.

“Di Inggris ada program kampanye wisatawan ke Inggris. Kami sangat senang karena dengan program tersebut, jumlah kunjungan wisatawan baik ke Inggris, maupun sebaliknya ke Indonesia sangat banyak. Namun, sebagian besar warga kami sampai saat ini masih pergi ke Bali,” terangnya.

Menurutnya, tiga alasan yang dijadikan alasan warga Inggris memilih destinasi wisata. Diantaranya adalah makanan enak, sepakbola dan shoping.

“Tiga hal ini kunci dari pariwisata menurut kami dan saya dengan sangat senang akan membantu Kota Semarang,” pungkasnya. [Parwito/hen/san]

Komentar Pembaca
Nursyahbani Katjasungkana - Derita Rakyat Tergusur (Bag.4)
Nursyahbani Katjasungkana - LGBT (Bag.3)
RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

, 17 JULI 2018 , 20:39:00

Bunga Untuk Hakim

Bunga Untuk Hakim

, 12 JULI 2018 , 14:22:00

JK Jadi Saksi

JK Jadi Saksi

, 12 JULI 2018 , 00:26:00