Hanura

Di Tengah Skandal, Cambridge Analytica Ditutup

 KAMIS, 03 MEI 2018 , 07:38:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Di Tengah Skandal, Cambridge Analytica Ditutup

Facebook/Net

RMOL. Perusahaan konsultasi politik yang berbasis di Inggris, Cambridge Analytica ditutup pekan ini.
Perusahaan itu menjadi sorotan telah dituduh menggunakan data pribadi jutaan pengguna Facebook untuk mempengaruhi hasil pemilihan presiden Amerika Serikat 2016 dan referendum Brexit Inggris.

Perusahaan itu dituduh dengan tidak benar memperoleh informasi pribadi atas nama klien politik.

Menurut Facebook, data tentang hingga 87 juta anggotanya diambil oleh aplikasi kuis dan kemudian diteruskan ke konsultasi politik.

Kendati ditutup, Facebook akan tetap melakukan penyelidikannya sendiri terhadap masalah ini.

"Ini tidak mengubah komitmen dan tekad kami untuk memahami dengan tepat apa yang terjadi dan memastikan itu tidak terjadi lagi," kata seorang juru bicara Facebook..

"Kami melanjutkan penyelidikan kami bekerja sama dengan pihak berwenang yang relevan," smabungnya seperti dimuat BBC. [mel]

Komentar Pembaca
Teriak Jokowi Haram, Demonstran Dipukul dan Ditangkap
Daftar 200 Mubalig Itu Konyol!

Daftar 200 Mubalig Itu Konyol!

, 21 MEI 2018 , 17:00:00

Prabowo Datangi Parlemen

Prabowo Datangi Parlemen

, 16 MEI 2018 , 17:38:00

Terima Alumni 212

Terima Alumni 212

, 16 MEI 2018 , 18:06:00

Maradona Dampingi Maduro

Maradona Dampingi Maduro

, 18 MEI 2018 , 02:14:00