Hanura

Sekolah Indonesia di Venezuela Dijaga Ketat Tentara

 SELASA, 15 MEI 2018 , 12:42:00 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Sekolah Indonesia di Venezuela Dijaga Ketat Tentara

Foto: Istimewa

RMOL. Gedung Sekolah Republik Indonesia di Caracas, ibukota Republik Bolivarian Venezuela, dijaga ketat tentara.
Seperti yang lainnya, gedung Sekolah Republik Indonesia akan dijadikan tempat pemungutan suara dalam pemilihan presiden yang akan diselenggarakan hari Minggu mendatang (20/5).

Didampingi Pelaksana Fungsi Pensosbud Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Caracas, Wahid Fairus, Kantor Berita Politik RMOL mengunjungi gedung sekolah itu Senin siang (14/5) atau Senin malam WIB.

"Gedung sekolah disterilisasi sebagai pengamanan menjelang pilpres," ujar Wahid.

Setelah sempat vakum, dalam dua tahun terakhir, KBRI melaksanakan berbagai kegiatan di sekolah.

"Ada staf KBRI yang mengajar bahasa Indonesia. Juga kita ajarkan lagu-lagu nasional dengan menggunakan angklung," kata Wahid lagi sambil menambahkan sekolah ini memiliki siswa sekitar 800 orang.

Menurut Wahid, dua kegiatan tersebut sangat diminati oleh siswa Sekolah Republik Indonesia.

Dua tentara bersenjata yang menjaga gedung berlantai tiga itu mempersilakan RMOL memasuki selasar utama gedung sekolah. Namun semua ruang kelas dalam keadaan terkunji. Pihak pengelola sekolah pun tidak ada di tempat.  

Sebuah prasasti tentang pendirian sekolah dipasang di salah satu dinding selasar utama.

Disebutkan dalam prasasti bahwa sekolah ini didirikan pada tahun 1990. Prasasti ditandatangani pada tanggal 16 Februari 1990 oleh Dubes Indonesia kala itu, Joedo Sumbono, dan Menteri Pendidikan Venezuela, Gustavo Roosen.

Sekolah Republik Indonesia terletak di Avenue A, Colinas de Valle Arriba, Munisipaliti Baruta, Miranda State. Persis di depan Rumah Sakit Sa Juan de Dios.  Tulisan "UEN Republica de Indonesia" dalam ukuran besar tertulis di bagian atas gedung sekolah. UEN adalah singkatan dari Unidad Educativa Nacional. [guh]

Komentar Pembaca
Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

, 18 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00

Djoko Santoso: Kami Hormati Pilihan Pak Gatot Nurmantyo
<i>Asia Sentinel</i>: Pemerintahan Era SBY Cuci Uang Rp 177 Triliun
Aksi Mahasiswa UIR Pekanbaru Tempeleng Jutaan Mahasiswa Indonesia
KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

Politik17 September 2018 07:25

Kabareskrim Mau Tangkap Hendropriyono, Arief: Itu Kabar Bohong
Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Politik19 September 2018 05:33

Tuding Moeldoko Ibarat Buruk Muka Cermin Dibelah
Houston

Houston

Dahlan Iskan19 September 2018 05:00

Kiai Ma'ruf Minta Didoakan Berhasil Jadi Wapres
Uni Eropa Selidiki 28 Kelompok Produk Baja Dunia