Hanura

TV3 Divonis Bayar Kompensasi Rp 3,9 Miliar Ke Anwar Ibrahim

Gara-gara Berita Palsu

 RABU, 16 MEI 2018 , 08:59:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

TV3 Divonis Bayar Kompensasi Rp 3,9 Miliar Ke Anwar Ibrahim

Anwar Ibrahim/Net

RMOL. Pengadilan Tinggi Malaysia memutuskan media lokal TV3 untuk membayar ganti rugi kepada Anwar Ibrahim sebesar Rp 1,1 juta Ringgit atau sekitar Rp 3,9 miliar, gara-gara menyampaikan berita palsu.
Pengadilan menghukum TV3 setelah menemukan bukti, stasiun milik pemerintah terse­but telah menyiarkan berita palsu soal tuduhan yang menya­takan Anwar Ibrahim sebagai dalang kerusuhan di Lahad Datu di Sabah, lima tahun lalu.

Hakim Ahmad Zaidi Ibrahim, mengatakan, pihaknya mengabulkan gugatan Anwar, dan menyatakan TV3 gagal mem­praktikkan kaedah jurnalistik yang bertanggung jawab dalam menyajikan berita.

Dalam program 'Buletin Uta­ma' pada 2 Maret 2013, ulasan TV3 tidak ada memuat kon­firmasi dari Anwar. Padahal di ulasan itu dia disebutkan sebagai dalang kerusuhan.

Pengadilan juga menemukan bahwa ada kebencian dalam ulasan yang ditayangkan TV3. Stasiun TVtersebut itu membuat ulasan hanya berdasarkan lapo­ran Utusan Melayu Berhad.

Ahmad Zaidi mengatakan, meskipun Utusan mengakui bahwa laporannya palsu dan tidak memiliki dasar, CEO TV3 ngotot mereka tidak bersalah dan tidak membuat penyelesaian kepada penggugat, Anwar.

Lahad Datu adalah sebuah kota di Sabah, Malaysia Timur. Ka­wasan ini diserbu pada Februari 2013 oleh sekelompok pemberon­tak Filipina yang ingin merebut kembali sebagian wilayah Borneo sebagai tanah leluhur mereka.

Pada Januari, pengadilan tinggi menjatuhkan hukuman mati bagi sembilan orang yang dihukum karena keterlibatan mereka dalam pengepungan dua bulan di wilayah tersebut. Sebanyak 10 personel keamanan Malaysia dan enam war­ga tewas dalam kerusuhan tersebut. Sementara 56 milisi juga tewas.

"Seorang saksi (TV3) yang berstatus terdakwa mengaku selama pemeriksaan silang (dalam persidangan), tidak ada upaya yang dilakukan untuk menghubungi penggugat (Anwar) untuk verifikasi," katanya.

"Pengadilan juga menemukan bahwa ada kebencian terhadap An­war Ibrahim," kata Ahmad Zaidi.

Pada 8 Maret 2013, Anwar mengajukan gugatan terhadap Utusan Melayu, Grup Utusan yang dipimpin Abdul Aziz Ishak, TV3, Media Prima Berhad, Tele­visi dan Jaringan Radio, Redak­tur Pelaksana Berita dan Urusan Terkini, Shaharudin Abd Latif dan editor berita Buletin Utama Ing Boon Seng. ***

Komentar Pembaca
Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

, 18 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00

Djoko Santoso: Kami Hormati Pilihan Pak Gatot Nurmantyo
<i>Asia Sentinel</i>: Pemerintahan Era SBY Cuci Uang Rp 177 Triliun
Aksi Mahasiswa UIR Pekanbaru Tempeleng Jutaan Mahasiswa Indonesia
KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

Politik17 September 2018 07:25

Kabareskrim Mau Tangkap Hendropriyono, Arief: Itu Kabar Bohong
Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Politik19 September 2018 05:33

Tuding Moeldoko Ibarat Buruk Muka Cermin Dibelah
Houston

Houston

Dahlan Iskan19 September 2018 05:00

Kiai Ma'ruf Minta Didoakan Berhasil Jadi Wapres
Uni Eropa Selidiki 28 Kelompok Produk Baja Dunia