Hanura

Erdogan: Netanyahu Pemimpin Negara Apartheid!

 KAMIS, 17 MEI 2018 , 08:47:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Erdogan: Netanyahu Pemimpin Negara Apartheid<i>!</i>

Erdogan/Net

RMOL. Lebih dari 58 orang tewas dalam unjukrasa warga Palestina di Gaza saat menentang pemindahan kekuasaan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Atas alasan itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan langsung bereaksi keras atas tindakan para militer Palestina itu.

Dia menyebut Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu sebagai pemimpin negara apartheid yang telah menduduki lahan milik warga tak berdaya sejak 60 tahun lalu.

“Netanyahu adalah PM dari negara apartheid. Dia memiliki darah Palestina di tangannya,” ujar Erdogan dalam akun Twitter @RT_Erdogan.

Dia pun meminta kepada Netanyahu dan warga Israel untuk membaca kembali 10 perintah Nabi Musa. Khususnya, tentang poin kemanusiaan.

“Ingin pelajaran tentang kemanusiaan? Baca 10 Perintah (Musa),” tukasnya. [ian]


Komentar Pembaca
Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

, 18 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00

Djoko Santoso: Kami Hormati Pilihan Pak Gatot Nurmantyo
<i>Asia Sentinel</i>: Pemerintahan Era SBY Cuci Uang Rp 177 Triliun
Aksi Mahasiswa UIR Pekanbaru Tempeleng Jutaan Mahasiswa Indonesia
KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

Politik17 September 2018 07:25

Kabareskrim Mau Tangkap Hendropriyono, Arief: Itu Kabar Bohong
Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Politik19 September 2018 05:33

Tuding Moeldoko Ibarat Buruk Muka Cermin Dibelah
Houston

Houston

Dahlan Iskan19 September 2018 05:00

Kiai Ma'ruf Minta Didoakan Berhasil Jadi Wapres
Uni Eropa Selidiki 28 Kelompok Produk Baja Dunia