Hanura

Warga Australia Koleksi Tekstil Langka Indonesia Sejak 30 Tahun Lalu

 RABU, 11 JULI 2018 , 06:44:00 WIB | LAPORAN:

RMOL. Koleksi tekstil langka dari seluruh Indonesia jadi instalasi terbaru Museum Tekstil Jakarta selama tiga minggu ke depan. Khususnya, untuk pameran Encounters with Bali: A collector’s journey, kerjasama Museum Tekstil Jakarta dengan Mosman Art Gallery Sydney.
"Australia adalah rumah bagi beberapa koleksi terkaya tekstil Indonesia di dunia," kata Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan dalam siaran persnya, Selasa (10/7) malam.

Dalam pameran tersebut, koleksi tekstil dikumpulkan selama lebih dari 30 tahun oleh warga Australia, Dr John Yu dan Dr George Soutter. Khususnya, dalam perjalanan mereka ke Bali dan tempat lain di Indonesia.

"Lebih dari satu juta warga Australia mengunjungi Indonesia setiap tahunnya. Untuk Dr Yu serta Dr Soutter, seperti untuk banyak orang lain, Bali membuka pintu ke pengalaman yang jauh lebih luas terhadap tekstil dan seni di seluruh Indonesia," papar Quinlan.

Quinlan juga mengaku senang dan bangga bahwa galeri dan museum Australia menghargai koleksi tekstil ini. Serta, berkontribusi pada pengetahuan juga promosi kain-kain.

Secara total, Galeri Nasional Australia dan Museum Australia memiliki lebih dari 2.000 potong tekstil Indonesia.

Dr. John Yu sendiri mengatakan bahwa, benda seni tersebut, bagian penting dari budaya di kawasan Australia.

Sementara itu, menurut pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta, Asiantoro, pameran ini merupakan manifestasi nyata dari pertukaran budaya dan pariwisata antara Australia dan Indonesia.

"Saya berharap pameran ini akan menghidupkan kecintaan dan dukungan terhadap tekstil tradisional Indonesia," timpalnya.

Sebelum pembukaan pameran, Dr John Yu, Katrina Cashman, Asisten Direktur Mosman Art Gallery dan Dr Siobhan Campbell, Kurator dan spesialis seni Indonesia dari University of Sydney, mengadakan lokakarya untuk praktisi museum dan galeri Indonesia dimana mereka berbagi keahlian di bidang kurator, perawatan tekstil dan praktek penelitian. [ian]


Komentar Pembaca
Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

, 18 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00

Djoko Santoso: Kami Hormati Pilihan Pak Gatot Nurmantyo
<i>Asia Sentinel</i>: Pemerintahan Era SBY Cuci Uang Rp 177 Triliun
Aksi Mahasiswa UIR Pekanbaru Tempeleng Jutaan Mahasiswa Indonesia
KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

Politik17 September 2018 07:25

Kabareskrim Mau Tangkap Hendropriyono, Arief: Itu Kabar Bohong
Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Politik19 September 2018 05:33

Tuding Moeldoko Ibarat Buruk Muka Cermin Dibelah
Houston

Houston

Dahlan Iskan19 September 2018 05:00

Kiai Ma'ruf Minta Didoakan Berhasil Jadi Wapres
Uni Eropa Selidiki 28 Kelompok Produk Baja Dunia