Hamas Buat Video "Ejekan", Israel Stop Pemulangan Jasad Tahanan Palestina

Senin, 02 Januari 2017, 12:56 WIB | Laporan: Amelia Fitriani

Ilustrasi/BBC

RMOL. Israel dipastikan tidak akan lagi mengembalikan jasad militan Palestina kepada keluarganya awal pekan ini. Sebagai gantinya, jasad para militan Palestina akan dikuburkan di Israel.

Langkah itu diambil menyusul munculnya dua video yang dipublikasikan oleh Hamas.

Video itu menunjukkan ulang tahun pura-pura bagi Oron Shaul, pejuang Hamas yang diklaim Israel telah tewas selama Perang Gaza tahun 2014 lalu.

Dalam salah satu adegan rekayasa itu, wajah Shaul dimasukkan secara digital dengan menggunakan tubuh orang lain.

Shau digambarkan tengah berulang tahun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu datang ke ulang tahunnya dengan mengenakan kostum badut.

Shaul sendiri merupakah satu dari tujuh tentara Hamas yang dilaporkan tewwas di Shejaiya, dekat Gaza tahun 2014 lalu.

Namun Hamas sendiri tidak pernah mengkonfirmasi kematian Shaul.

Menanggapi munculnya video ejekan tersebut, kantor Perdana Menteri Israel menggelar pertemuan kabinet dan mengeluarkan pernyataan singkat soal keputusan untuk tidak lagi memulangkan jasad warga Palestina.

'Kabinet keamanan membahas cara-cara untuk mempengaruhi kembalinya prajurit yang gugur dan warga sipil yang diamankan di Jalur Gaza harus dikubur, bukan dikembalikan," kata pernyataan tersebut. [mel]

Kolom Komentar


loading