Verified
Hanura

Dinilai Gagal Hindari Serangan, Tiga Kota Di AS Tuntut Pentagon

 RABU, 27 DESEMBER 2017 , 13:17:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dinilai Gagal Hindari Serangan, Tiga Kota Di AS Tuntut Pentagon

Pentagon/Net

RMOL. Tiga kota besar di Amerika Serikat mengajukan tuntutan hukum federal terhadap Pentagon, dengan alasan bahwa "sistem rusak" militer tersebut menyebabkan pembantaian lebih dari dua lusin orang di dalam gereja Texas bulan lalu.

New York City, San Francisco dan Philadelphia mengatakan di surat kabar setempat awal pekan ini bahwa kegagalan Pentagon untuk melaporkan anggota layanan yang didiskualifikasi dari pembelian dan memiliki senjata api ke sistem pemeriksaan latar belakang FBI menyebabkan penembakan massal paling mematikan dalam sejarah Amerika Serikat di awal November lalu.

Pengacara di kota tersebut mengatakan bahwa petugas penegak hukum setempat mengandalkan database FBI untuk melakukan pemeriksaan latar belakang mengenai aplikasi izin senjata dan untuk memantau pembelian, database harus up-to-date untuk mencegah orang dari salah mendapatkan senjata.

"Kegagalan ini atas nama Departemen Pertahanan telah menyebabkan hilangnya nyawa orang-orang yang tidak bersalah dengan meletakkan senjata di tangan penjahat dan mereka yang ingin menimbulkan kerusakan yang tak terukur," kata Walikota New York Bill de Blasio mengatakan dalam sebuah pernyataan.

"New York City bergabung dengan Philadelphia dan San Francisco untuk berdiri di Departemen Pertahanan dan meminta mereka mematuhi undang-undang tersebut dan memperbaiki sistem mereka yang secara drastis cacat," sambungnya.

Walikota Philadelphia Jim Kenney juga mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kota tersebut bergantung pada pelaporan ini saat membuat keputusan penting apakah pemohon lisensi-untuk-membawa diizinkan membawa senjata api.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
#KataRakyat: Jangan Kampanye Negatif

#KataRakyat: Jangan Kampanye Negatif

, 17 OKTOBER 2018 , 19:00:00

Ruangan Anggota DPR Dihujani Peluru

Ruangan Anggota DPR Dihujani Peluru

, 17 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Usut Tuntas Kasus <i>Hoax</i>

Usut Tuntas Kasus Hoax

, 17 OKTOBER 2018 , 05:41:00

Pencakar Langit Jakarta

Pencakar Langit Jakarta

, 16 OKTOBER 2018 , 04:31:00

Dikunjungi Karo Penmas Mabes Polri

Dikunjungi Karo Penmas Mabes Polri

, 16 OKTOBER 2018 , 16:08:00