Hanura

Pria Afghanistan Akui Serang Empat Orang Di Wina

 JUM'AT, 09 MARET 2018 , 10:36:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pria Afghanistan Akui Serang Empat Orang Di Wina

Polisi berjaga di Wina/BBC

RMOL. Polisi Austria mengatakan bahwa pria 23 tahun asal Afghanistan mengakui telah melakukan serangan pisau di Wina pekan ini yang menyebabkan empat orang luka parah.
Pria itu menilak motif politik atas serangan yang dilakukannya. Dia mengatakan bahwa pada saat kejadian, dirinya mengalami suasana hati yang buruk dan agresif.

Dimuat BBC, pria itu pun nekad melakukan penyerangan pada satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dna anak perempuan, karena dia marah dengan situasi hidupnya.

Sementara seorang lainnya diserang karena dia menahannya untuk bertanggung jawab atas kecanduan obat terlarangnya.

Korban keempat adalah rekannya sesama warga Afghanistan.

Tiga anggota keluarga yang terluka masih dalam kondisi kritis di rumah sakit setempat. [mel]


Komentar Pembaca
Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

, 18 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00

Djoko Santoso: Kami Hormati Pilihan Pak Gatot Nurmantyo
<i>Asia Sentinel</i>: Pemerintahan Era SBY Cuci Uang Rp 177 Triliun
Aksi Mahasiswa UIR Pekanbaru Tempeleng Jutaan Mahasiswa Indonesia
KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

Politik17 September 2018 07:25

Kabareskrim Mau Tangkap Hendropriyono, Arief: Itu Kabar Bohong
Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Politik19 September 2018 05:33

Tuding Moeldoko Ibarat Buruk Muka Cermin Dibelah
Houston

Houston

Dahlan Iskan19 September 2018 05:00

Kiai Ma'ruf Minta Didoakan Berhasil Jadi Wapres
Uni Eropa Selidiki 28 Kelompok Produk Baja Dunia