Hanura

Bantu Enam Siswa Lolos Ujian, Guru Ini Kedapatan Gunakan Skema Canggih

 SELASA, 17 APRIL 2018 , 11:28:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

RMOL. Seorang guru di Singapura mengaku membantu enam mahasiswa Tiongkok menyontek dalam ujian mereka pada tahun 2016.
Guru itu adalah, Tan Jia Yan, berusia 32 tahun. Dia mengaku bersalah atas 27 tuduhan kecurangan. Tiga tersangka lainnya menghadapi tuduhan serupa.

Jaksa Singapura mengatakan dalam persidangan bahwa Tan dan sejumlah rekanannya telah membantu enam siswa untuk menipu dalam ujian mereka di Singapore Examinations and Assessment Board pada bulan Oktober 2016 silam.

Di persidangan ditemukan bahwa kecurangan dilakukan dengan sangat canggih.

Dia merancang agar para siswa tersebut bisa menggunakan perangkat Bluetooth yang tersambung dengan ponsel dan speaker di telinga. Sehingga Tan bisa memberikan jawaban saat ujian berlangsung.

Tan sendiri dipekerjakan di Zeus Education Center pada saat itu.

Tiga tersangka lainnya adalah Poh Yuan Nie, kepala pusat, dan teman-temannya guru Fiona Poh Min dan Feng Riwen. Mereka menentang tuduhan terhadap mereka, dan diperkirakan akan diadili akhir pekan ini.

Poh Yuan Nie diduga telah menerima uang dari USD 6.100 sebagai deposit.

Uang itu akan dikembalikan sepenuhnya jika para siswa gagal ujian mereka.

Kecurangan itu terungkap setelah seorang pengawas melihat suara aneh yang datang dari salah satu siswa yang terlibat. [mel]

Komentar Pembaca
Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI
Massa Pro Dan Kontra Jokowi Bentrok

Massa Pro Dan Kontra Jokowi Bentrok

, 20 SEPTEMBER 2018 , 19:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00