Peringati Hari Kartini, Perwiq Promosi Angklung Di Doha

Jumat, 20 April 2018, 10:48 WIB | Laporan: Widya Victoria

Foto: KBRI Doha

RMOL. Komunitas wanita Indonesia di Qatar memiliki cara sendiri untuk menyemarakkan peringatan Hari Kartini.

Persatuan Wanita Indonesia di Qatar (Perwiq) mempromosikan seni budaya Indonesia, khususnya angklung. Pertunjukan budaya tersebut merupakan bagian dari pentas seni “Wonderful Indonesia” 2018 yang berlangsung di Hotel Sapphire Plaza Hotel di Doha, Kamis (19/4).

Duta Besar RI untuk Qatar, Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Basri Sidehabi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi para wanita di Qatar serta selamat kepada Perwiq dan anggotanya yang telah bersama-sama hadir memperingati Hari Kartini.
Partai Berkarya

Dubes berharap semoga semangat dan nilai-nilai luhur yang diwariskan ibu Kartini bisa menjadi semangat bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk maju dalam rangka memperdayakan wanita Indonesia di Qatar.

Ketua Perwiq, Ani Una menyampaikan pujian dan apresiasinya kepada panitia perayaan sehingga acara perayaan berhasil dengan sukses memberi warna bagi diplomasi budaya di Qatar.

Menurutnya, Perwiq berperan menggerakkan berbagai ormas Indonesia berkontribusi dalam pagelaran budaya, Wonderful Indonesia.

"Senangnya dengan banyaknya sangar seni budaya sehingga dapat menjadi ujung tombak diplomasi budaya di Qatar," ujar Una yang juga ketua Dharma Wanita Persatuan KBRI Doha.

Ketua panitia acara, Cathy Bangun, para seniman wanita Indonesia menunjukan keterampilannya pada perayaan tersebut. Beragam seni tari yang ditampilkan oleh Sangar Puspa Qinarya dan musik angklung diaspora wanita turut meramaikan pesta seni.

Pentas seni dibuka oleh tari Gending Sriwijaya yang ditampilkan secara atraktif oleh sanggar Puspa Qinarya dan musik angklung yang memukau penoton.

Lagu-lagu yang berjudul Don't Worry Be Happy dan Manuk Dadali yang mengiringi angklung menambah semarak acara Wonderful Indonesia. Tampilan seni berhasil menggugah para penonton yang merupakan wanita Indonesia di Qatar yang sekaligus merupakan ajang pelepas rindu bagi komunitas Indonesia di Qatar.

Menurut pejabat KBRI Doha, berdasarkan catatan International Migration Organisation, jumlah WNI pada tahun 2015 mencapai 43 ribu. Namun jumlah tersebut diperkirakan menurun pada 2018.  

Komunitas Indonesia diwadahi dalam 51 ormas di bawah naungan Persatuan Masyarakat Indonesia di Qatar (Permiqa) yang diketuai Prihandoko Saputro.  Selain itu, pagelaran seni budaya juga diwarnai acara talkshow mengenai penyakit kanker yang dipresentasikan oleh Dr. Kenia Saputro.

Menurut salah satu pengurus Perwiq, Soraya Alyahya, pentas Wonderful Indonesia kali ini sepenuhnya kontribusi cuma-cuma dari para wakil komunitas Indonesia yang datang dari berbagai kota seperti Doha, Dhukan, Alkhor, Messaid dan Wakrah, yang sekaligus ingin bersaing menunjukan kebolehannya sehingga membuat acara perayaan Hari Kartini makin meriah.[wid]

Tag:

Kolom Komentar


Video

Aplikasi Pengawal TPS Di Pemilu 2019

Senin, 25 Maret 2019
Video

Utamakan Guru Honorer Ketimbang Pengangguran

Senin, 25 Maret 2019
Video

Kampanye Terbuka, Kedua Paslon Langgar Peraturan

Senin, 25 Maret 2019
loading