Hanura

Jelang Pertemuan, Trump Bikin Kesal Kim Jong-un

 SELASA, 08 MEI 2018 , 08:46:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Jelang Pertemuan, Trump Bikin Kesal Kim Jong-un

Donald Trump dan Kim Jong-un/Net

RMOL. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan untuk pertama kalinya dengan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un. Namun, Pyongyang kesal karena Washington sengaja melakukan provokasi di saat situasi Semananjung Korea sudah tenang.
Pemerintah Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK), nama resmi Korut, tersinggung dengan klaim AS yang menye­but tekanan politik dan sanksi yang membuat Kim Jong-un bersedia bernegosiasi.

Menurut Korut, klaim Wash­ington itu menyesatkan dan menjadi upaya berbahaya yang bisa menghentikan pertemuan bersejarah yang akan berlang­sung bulan ini.

"AS dengan sengaja mempro­vokasi DPRK pada saat situasi di Semenanjung Korea sedang bergerak menuju perdamaian dan rekonsiliasi," kata Kemen­terian Luar Negeri Korut yang dilansir Korean Central News Agency (KCNA), kemarin.

Kementerian itu tidak men­jelaskan secara rinci provokasi apa yang dilakukan AS terhadap Korut. Namun, tuduhan itu diduga mengacu pada komentar Trump yang mengklaim kekuatan AS te­lah menundukkan Kim Jong-un.

"Kekuatan Washington men­jauhkan kita dari perang nuklir," kata Trump pekan lalu.

Komentar Trump tersebut, menurut Kementerian Luar Negeri Korut, akan merusak sua­sana dialog yang akan terjadi.

"Itu menggambarkan gerakan Pyongyang baru-baru ini sebagai tanda kelemahan, itu akan mem­buat situasi tidak kondusif untuk pembicaraan (Kim Jong-un dan Trump) dan mungkin membawa situasi Semenanjung Korea kem­bali ke titik awal," pernyataan kementerian tersebut.

Setelah bertemu dengan Presi­den Korea Selatan Moon Jae-in pada akhir bulan lalu, Kim Jong-un menyatakan negaranya akan bergerak untuk meningkatkan hubungan dua Korea. Pemimpin muda Pyongyang itu juga bersedia untuk mendiskusikan denuklirisasi di semenanjung Korea.

Ketemu Di Singapura

Trump dan Kim diberitakan bakal menggelar pertemuan di Singapura. Kabar tersebut diembuskan media Korea Selatan (Korsel), Chosun dan Yonhap, seperti dilansir South China Morning Post, Minggu (6/5).

Dalam sepekan terakhir, Pan­munjom diyakini mempunyai peluang besar bakal menjadi lokasi perundingan Kim dan Trump. Sebab, Trump begitu terpukau dengan perhatian dunia pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Antar-Korea yang digelar 27 April lalu.

Namun, sumber internal Kor­sel menjelaskan, Kim dan Trump sepakat untuk menunjuk Singapura sebagai pihak ketiga.

Selain itu, jadwal pertemuan pun mundur dari akhir Mei men­jadi pekan ketiga Juni setelah pertemuan G7 di Kanada pada 8-9 Juni mendatang.

"Namun, ada peluang Panmu­njom kembali dipertimbangkan mengingat Trump yang begitu sulit diprediksi," demikian dari Chosun dan Yonhap. ***


Komentar Pembaca
Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

#VLOGNEWS: Upacara di UBK, Prabowo Dapat Star of Soekarno
Tegang Saat Prabowo Masuk

Tegang Saat Prabowo Masuk

, 10 AGUSTUS 2018 , 16:40:00

Cakra 19 Untuk Jomin

Cakra 19 Untuk Jomin

, 12 AGUSTUS 2018 , 19:48:00

Sambut Kemeriahan Asian Games

Sambut Kemeriahan Asian Games

, 15 AGUSTUS 2018 , 04:34:00