Hanura

Kuliner Khas Indonesia Laris Manis Di Moskow

 SENIN, 06 AGUSTUS 2018 , 23:17:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

Kuliner Khas Indonesia Laris Manis Di Moskow

Foto/KBRI Moskow

RMOL. Kuliner Indonesia menjadi salah satu daya tarik pengunjung Festival Indonesia ketiga di Moskow yang digelar 3-5 Agustus ini.

Warga Rusia datang berduyun-duyun tidak ketinggalan menikmati berbagai sajian kuliner khas Indonesia seperti bakso, martabak dan sate. Walau harus mengeluarkan uang untuk membeli dan rela mengantri.

Dewi Ratih Kamiliah, salah satu peserta festival yang membuka booth Rumah Kita menyajikan menu bakso daging, bakso seafood, siomay, mie ayam, nasi rendang dan pecel. Menurutnya, yang menjadi favorit adalah bakso daging dan seafood, mie ayam bakso dan nasi rendang.

"Para pengunjung sangat antusias ingin mencoba berbagai makanan Indonesia. Antrian pengunjung tidak putus-putus sehingga kami harus ekstra cepat melayaninya," jelas Ratih yang berencama membuka restoran khusus bakso.

Dia memperkirakan, sekitar 1500 porsi bakso daging dan seafood terjual selama festival berlangsung. Harga satu porsi bakso sekitar Rp 65 ribu dan merupakan harga promosi. Banyak pengunjung yang menanyakan tempat penjualan menu bakso seperti itu di Moskow.

Martabak manis dan martabak telor yang disajikan stand Martabak Moscow tidak kalah menarik bagi warga Rusia. Juru masak martabak Renu Lubis dan timnya yang berpengalaman di dunia kuliner khusus datang dari Belanda untuk menyukseskan festival. Pada festival dilakukan juga demo membuat martabak.

Tidak hanya bakso dan martabak, sate ayam dan sate kambing yang disajikan oleh anggota Darma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Moskow juga digemari warga Rusia. Menurut Salbia Rozita Fauzi dari DWP KBRI Moskow, selama tiga hari makanan terjual habis, termasuk sate ayam dan kambing. Booth DWP KBRI Moskow juga salah satu yang selalu ramai didatangi pengunjung.

Dalam keterangannya, Senin (6/8), Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus M Wahid Supriyadi menyampaikan, peluang bisnis di Rusia sangat bagus, termasuk sektor kuliner. Masyarakat Rusia saat ini sudah mulai terbiasa dengan menu makanan asing, termasuk masakan oriental.

Menurut Wahid, diperlukan upaya memperkenalkan kuliner Indonesia di Rusia seperti melalui Festival Indonesia. Selain membuka peluang bisnis, masyarakat Rusia dapat mengenal dan merasakan masakan khas Indonesia sebelum mereka berkunjung ke Indonesia. Selain saat ini belum ada restoran yang menyajikan masakan khas Indonesia di Rusia.

Festival Indonesia ketiga sendiri diselenggarakan di Taman Krasnaya Presnya seluas 16,5 hektare di pusat Moskow. Selama tiga hari penyelenggaraan, Festival Indonesia dikunjungi lebih dari 135 ribu warga Moskow dan sekitarnya. [wah]


Komentar Pembaca
Penyandang Tunanetra Sakit Hati Dengan Omongan Ma'ruf
Pemprov DKI Segera Cairkan Bonus Atlet Asian Games
Demo Tuntut Minta Maaf

Demo Tuntut Minta Maaf

, 12 NOVEMBER 2018 , 17:20:00

Skybridge Solusi Kesemrawutan

Skybridge Solusi Kesemrawutan

, 11 NOVEMBER 2018 , 05:13:00

Cawapres Penghina Tunanetra

Cawapres Penghina Tunanetra

, 14 NOVEMBER 2018 , 11:49:00

Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi, Advokat Muda Batak Surati Kapolri
Hanya Sapa Sandiaga Uno, Kades Ini Berurusan Dengan Polisi
Ketika Beijing Berubah Menjadi Begging

Ketika Beijing Berubah Menjadi Begging

Dahlan Iskan16 November 2018 05:00

Jokowi Bisa Dimakzulkan Karena Ucapan Ketum PSI
Ibas Persilakan Kader Demokrat Dukung Jokowi, Relawan: <i>Alhamdulillah</i>
Pengamat Asing: Jokowi Berubah Menjadi Otoriter

Pengamat Asing: Jokowi Berubah Menjadi Otoriter

Hersu Corner12 November 2018 18:33

Survei Soal Peran Ulama Di Pilpres Berpotensi Memecah Belah Umat
Hari Ini PPP Tentukan Dukungan Capres

Hari Ini PPP Tentukan Dukungan Capres

Politik16 November 2018 05:20

Ketika Beijing Berubah Menjadi Begging

Ketika Beijing Berubah Menjadi Begging

Dahlan Iskan16 November 2018 05:00

BMKG Imbau Waspadai Bencana Alam Selama Musim Hujan
Bawaslu Beri Pelatihan Saksi Di TPS

Bawaslu Beri Pelatihan Saksi Di TPS

Nusantara16 November 2018 04:16