Hanura

Korupsi, Eks-Wapres Argentina Dibui 5 Tahun 10 Bulan

 JUM'AT, 10 AGUSTUS 2018 , 09:47:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Korupsi, Eks-Wapres Argentina Dibui 5 Tahun 10 Bulan

Amado Boudou/Net

RMOL. Pengadilan Argentina men­jatuhi hukuman penjara lima tahun sepuluh bulan kepada bekas Wakil Presiden Argentina Amado Boudou. Atas dakwaan melakukan korupsi dan mengam­bil keuntungan dari jabatan. Dia juga dilarang menjadi pejabat publik seumur hidup.

Politisi dan pengusaha berusia 55 tahun itu pernah menjabat sebagai wakil dari Presiden Cristina Fernandez de Kirchner. Pada 2010, saat menjabat sebagai Menteri Ekonomi dan Keuangan, dia menjual perusahaan pencetak uang nasional Ciccone Calgogra­fica secara ilegal kepada teman-teman bisnisnya.

Selain itu, Boudou juga mene­kan Bank Sentral Argentina untuk menyelamatkan perusahaan itu dari kebangkrutan. Sebagai imbalan, dia menerima saham perusahaan.

Setelah itu, perusahaan mendapat order untuk mencetak uang kertas baru. Ciccone Calgografica memi­liki hak monopoli mencetak uang dan dokumen-dokumen resmi.

Belakangan perusahaan ber­ganti nama menjadi Compania de Valores Sudamericana dan menjadi perusahaan negara.

Boudou menjabat sebagai Men­teri Ekonomi dari 2009 hingga 2010 kemudian menjadi Wakil Presiden Cristina Fernandez de Kirchner. Boudou selalu menyatakan di­rinya tidak bersalah.

Kasus itu menyeret lima pengusaha lain yang juga divonis penjara, antara lain bekas direk­tur Ciccone Calografica, Nicolas Ciccone. Dia dijatuhi hukuman penjara 4 tahun enam bulan.

Boudou ditangkap aparat keamanan di apartemennya pada 3 November 2017 waktu setempat. Lelaki kelahiran 19 November 1962 ini telah menghadapi tiga tuduhan memperkaya diri secara ilegal sejak 2009. ***

Komentar Pembaca
Penyandang Tunanetra Sakit Hati Dengan Omongan Ma'ruf
Pemprov DKI Segera Cairkan Bonus Atlet Asian Games
Demo Tuntut Minta Maaf

Demo Tuntut Minta Maaf

, 12 NOVEMBER 2018 , 17:20:00

Skybridge Solusi Kesemrawutan

Skybridge Solusi Kesemrawutan

, 11 NOVEMBER 2018 , 05:13:00

Cawapres Penghina Tunanetra

Cawapres Penghina Tunanetra

, 14 NOVEMBER 2018 , 11:49:00

Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi, Advokat Muda Batak Surati Kapolri
Hanya Sapa Sandiaga Uno, Kades Ini Berurusan Dengan Polisi
Ketika Beijing Berubah Menjadi Begging

Ketika Beijing Berubah Menjadi Begging

Dahlan Iskan16 November 2018 05:00

Jokowi Bisa Dimakzulkan Karena Ucapan Ketum PSI
Ibas Persilakan Kader Demokrat Dukung Jokowi, Relawan: <i>Alhamdulillah</i>
Pengamat Asing: Jokowi Berubah Menjadi Otoriter

Pengamat Asing: Jokowi Berubah Menjadi Otoriter

Hersu Corner12 November 2018 18:33

Survei Soal Peran Ulama Di Pilpres Berpotensi Memecah Belah Umat
Hari Ini PPP Tentukan Dukungan Capres

Hari Ini PPP Tentukan Dukungan Capres

Politik16 November 2018 05:20

Ketika Beijing Berubah Menjadi Begging

Ketika Beijing Berubah Menjadi Begging

Dahlan Iskan16 November 2018 05:00

BMKG Imbau Waspadai Bencana Alam Selama Musim Hujan
Bawaslu Beri Pelatihan Saksi Di TPS

Bawaslu Beri Pelatihan Saksi Di TPS

Nusantara16 November 2018 04:16