Hanura

Lagu Bengawan Solo Cover Lee Jungpyo, Eratkan Persahabatan Korsel-Indonesia

 JUM'AT, 14 SEPTEMBER 2018 , 11:54:00 WIB | LAPORAN: APRILIA RAHAPIT

Lagu Bengawan Solo Cover Lee Jungpyo, Eratkan Persahabatan Korsel-Indonesia
RMOL. Lagu Bengawan Solo karya Gesang Martohartono mendadak viral di Korea Selatan setelah penyanyi asal Korsel tampil membawakan lagu tersebut pada sajian pembuka banquet dinner atau jamuan makan malam kenegaraan yang diadakan oleh Presiden Korea Moon Jae-in dan Ibu Negara Kim Jung-sook untuk menghormati Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo di Istana Kepresidenan Korsel, Senin (10/9).

Versi cover Bengawan Solo itu dinyanyikan oleh Prof. Lee Jungpyo yang merupakan seorang profesor musik di Seoul Institute of Art (SIA).

Dia menyanyikan lagu tersebut sambil bermain alat musik tradisional Korea gayageum (sejenis kecapi), Prof. Lee sudah tidak asing dengan musik tradisional Indonesia karena dirinya pernah berkolaborasi dengan Djaduk Ferianto dalam "Oneness World Music Festival 2017" di SIA.

Selain itu, pengajar di world music di SIA ini juga kerap membuat komposisi ataupun menyanyi untuk berbagai K-Pop, K-Drama dan Film Korea.

Sebagai pengusung ide, Duta Besar Indonesia untuk Korsel, Umar Hadi mengungkapkan bahwa Bengawan Solo merupakan karya yang sangat tepat untuk diluncurkan pada kunjungan balasan Presiden Joko Widodo ke Korsel.

"Dengan meningkatnya hubungan diplomatik Indonesia-Korea Selatan dari Strategic Partnership ke Special Strategic Partnership pada kunjungan Presiden Moon Jae-in ke Indonesia November 2017 lalu, saya berharap lagu ini dapat menjadi simbol hubungan kedua negara yang semakin meningkat," ujar Umar melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (14/9).

"Secara khusus saya juga berterima kasih kepada Almarhum Gesang yang telah membuat komposisi indah ini. Saya juga menyampaikan apresiasi pada ahli warisnya yang telah mengijinkan adaptasi lagu ini dalam bahasa Korea,” Pungkas Mantan Konjen LA ini menambahkan.

Video klip Cover Version untuk lagu Bengawan Solo ini dibuat melalui kerjasama dengan perusahaan Korea yang sudah berinvestasi besar di Indonesia yaitu CJ E&M. Video klip yang diunggah di akun Stone Music Entertainment, anak perusahaan CJ. Video dibuat dengan menampilkan berbagai keindahan alam, masyarakat dan budaya Indonesia. Tak urung, hal inipun mendapat respons positif dari para netizen.

Penampilannya penyanyi asal Korsel ini diunduh ke dalam Youtube, dalam hitungan hari, video versi cover lagu itu sudah di tonton lebih dari 230.000 orang. Berbagai komentar pujian meramaikan video tersebut.

"Wow, ini sangat indah" dan "Terima kasih sudah menyanyikan lagu ini, saya sangat terkesan", komentar beberapa masyarakat Korea. Lain lagi komentar warganet Indonesia.

"Wow, I was shocked when I saw this, but I definitely give out my respect, thanks for singing this song and introducing Indonesian culture to the world especially South Korean people," tulis Carrisa Etna Putri dalam kolom komentar. [rus]

Komentar Pembaca
Penyandang Tunanetra Sakit Hati Dengan Omongan Ma'ruf
Pemprov DKI Segera Cairkan Bonus Atlet Asian Games
Demo Tuntut Minta Maaf

Demo Tuntut Minta Maaf

, 12 NOVEMBER 2018 , 17:20:00

Skybridge Solusi Kesemrawutan

Skybridge Solusi Kesemrawutan

, 11 NOVEMBER 2018 , 05:13:00

Cawapres Penghina Tunanetra

Cawapres Penghina Tunanetra

, 14 NOVEMBER 2018 , 11:49:00

Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi, Advokat Muda Batak Surati Kapolri
Hanya Sapa Sandiaga Uno, Kades Ini Berurusan Dengan Polisi
Ketika Beijing Berubah Menjadi Begging

Ketika Beijing Berubah Menjadi Begging

Dahlan Iskan16 November 2018 05:00

Jokowi Bisa Dimakzulkan Karena Ucapan Ketum PSI
Ibas Persilakan Kader Demokrat Dukung Jokowi, Relawan: <i>Alhamdulillah</i>
Pengamat Asing: Jokowi Berubah Menjadi Otoriter

Pengamat Asing: Jokowi Berubah Menjadi Otoriter

Hersu Corner12 November 2018 18:33

Survei Soal Peran Ulama Di Pilpres Berpotensi Memecah Belah Umat
Hari Ini PPP Tentukan Dukungan Capres

Hari Ini PPP Tentukan Dukungan Capres

Politik16 November 2018 05:20

Ketika Beijing Berubah Menjadi Begging

Ketika Beijing Berubah Menjadi Begging

Dahlan Iskan16 November 2018 05:00

BMKG Imbau Waspadai Bencana Alam Selama Musim Hujan
Bawaslu Beri Pelatihan Saksi Di TPS

Bawaslu Beri Pelatihan Saksi Di TPS

Nusantara16 November 2018 04:16