Unjuk Rasa Berujung Ricuh, Polisi Tangkap 41 Demonstran

Minggu, 24 Februari 2019, 01:48 WIB | Laporan: Amelia Fitriani

Presiden Aljazair/Net

RMOL. Pasukan keamanan menangkap 41 orang selama protes yang mengguncang ibukota Aljazair akhir pekan ini (Sabtu, 23/2).
 
Protes dilakukan terhadap Presiden Abdelaziz Bouteflika yang sedang sakit dan mencari masa jabatan kelima dalam pemilu mendatang.
 
Polisi menembakkan gas air mata untuk memblokir unjuk rasa di istana presiden. Para demonstran membalas dengan melempar batu ke petugas keamanan.
Partai Berkarya
 
Direktorat Jenderal Keamanan Nasional mengataka, pihaknya telah menahan 41 orang atas kekacauan publik, perusakan, kerusakan harta benda, kekerasan dan penyerangan yang terjadi selama unjuk rasa.
 
Meskipun ada penangkapan, protes di seluruh negeri sebagian besar ditoleransi oleh pihak berwenang, bahkan di ibukota, di mana demonstrasi telah dilarang keras sejak tahun 2001.
 
Polisi tidak memberikan perkiraan jumlah pengunjuk rasa, tetapi seorang pejabat keamanan yang tidak bersedia disebutkan namanya mengatakan kepada AFP bahwa sekitar 20 ribu orang telah berdemonstrasi di seluruh negeri.
 
Bouteflika yang kini berusia 81 tahun memicu kontroversi karena berencana kembali mencalonkan diri untuk menjadi orang nomor satu negara tersebut. Padahal dia kini telah menggunakan kursi roda dan jarang terlihat di depan publik sejak menderita stroke pada tahun 2013. [mel]
Tag:

Kolom Komentar


Video

Aplikasi Pengawal TPS Di Pemilu 2019

Senin, 25 Maret 2019
Video

Utamakan Guru Honorer Ketimbang Pengangguran

Senin, 25 Maret 2019
Video

Kampanye Terbuka, Kedua Paslon Langgar Peraturan

Senin, 25 Maret 2019
loading